Berkenalan dengan NetBIOS

April 9, 2007

      Setiap platform sistem operasi komputer punya standar yang berbeda-beda dalam implementasi jaringan komputernya. Standar komunikasi antarkomputer ini disebut dengan istilah protokol. Platform Unix, Linux, dan Sun Solaris menggunakan protokol jaringan NFS (Network File Sharing), platform Novell Netware memakai protokol jaringan IPX, sedangkan Microsoft Windows menggunakan protokol jaringan NetBIOS (Network Basic Input-Output System).

      Di luar masing-masing protokol jaringan yang diterapkan oleh berbagai sistem operasi, ada satu protokol komunikasi jaringan dan internet yang sifatnya global, yaitu TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). Umumnya, beberapa mekanisme kerja dan spesifikasi pada TCP/IP diadopsi oleh protokol jaringan milik suatu sistem operasi.

      Ya, begitulah sekilas tentang diferensiasi protokol jaringan masing-masing sistem operasi. Sekarang, giliran kita membahas pemahaman tentang cara kerja protokol NetBIOS.

 

Di DALAM NETBIOS

      NetBIOS bekerja berdasarkan nama khas yang diberikan masing-masing komputer dalam jaringan lokal. Nama khas tersebut diberi istilah NetBIOS name, dan ditetapkan pada saat instalasi sistem operasi.

      Jika diperlukan, NetBIOS name bisa diubah dengan cara mengakses [Control Panel]>[System]>[Computer Name], lalu klik [Change]. Segera seteleh anda melakukan perubahan, kompuer akan melakukan booting ulang untuk mengumumkan nama NetBIOS pada setiap komputer anggota jaringan lokal. NetBIOS name dipakai terutama oleh aplikasi Network Neighborhood.

      NetBIOS name digunakan dengan kombinasi bersama nomor IP lokal (privat). Penerjemahan nomor IP (Internet Protocol) lokal ke NetBIOS name dan sebaliknya dilakukan oleh NetBIOS name server yang juga sering disebut WINS.

      Masing-masing komputer, ketika dihubungi oleh komputer lain dalam jaringan lokal akan berfungsi sebagai WINS. Sebaliknya, ketika menghubungi komputer lain, komputer asal akan berfungsi sebagai client.

      Adopsi protokol jaringan dan internet TCP/IP dalam protokol NetBIOS ditampilkan dalam kombinasi antara nama dan nomor IP. Namun, nama di sini bukan NetBIOS name, melainkan host name atau machine name. variasi protokol ini disebut NetBIOS  over TCP/IP.

      Host name dipakai oleh aplikasi seperti browser internet, Telnet, FTP, serta server DNS yang berhubungan dengan dunia di luar jaringan lokal, yaitu internet. Sebuah komputer penghubung disebut gateway berfungsi sebagai perantara dalam jaringan. Nah, gateway ini dipasangi nomor IP publik yang bisa terhubung ke internet.

      Nomor IP diterjemahkan ke host name oleh satu komputer server yang disebut      DNS (Domain Name Service). DNS server bisa memakai satu komputer khusus dalam jaringan lokal atau “numpang pakai” DNS server milik ISP yang memberikan akses publik. Namun dalam prakteknya, penggunaan DNS server milik sendiri dalam jaringan lokal lebih menjamin keamanan dan kecepatan.

      Jalur koneksi ke DNS server yang lebih pendek bisa membuat proses dalam jaringan menjadi lebih cepat. Sedangkan prosedur koneksi ke internet setelah proses penerjemahan nomor IP yang diharuskan melalui gateway membuat koneksi menjadi lebih aman. Sebagai informasi, gateway berfungsi untuk mengubah nomor IP lokal ke nomor IP publik, sehingga nomor IP lokal tidak bisa dilihat dari luar. Proses ini disebut NAT (Network Address Translation).

      Host name bisa sama dengan NetBIOS name, bisa pula diatur berbeda. Pengubahan host name tidak akan mengubah NetBIOS name.

      Pengaturan TCP/IP pada NetBIOS bisa dilakukan dengan cara mengakses [Control Panel]>[Network Connection]. Setelah itu, klik kanan pada [Local Area Connection] dan pilih [Properties]. Terakhir, lakukan klik ganda pada [Internet Protocol (TCP/IP)].

      Nah, sekarang bagaimana jika dalam satu jaringan lokal ada dua komputer yang berbeda platform ingin saling berbagi data? Ambil contoh saja antara komputer berbasis Microsoft Windows dengan komputer berbasis Linux. Kedua komputer tersebut bisa menggunakan protokol yang berfungsi sebagai jembatan, istilahnya protokol SMB (Service Manager Blocki), atau sering juga disebut sebagai Samba.

     

Entry Filed under: Sistem. .

Leave a Comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kategori

Arsip

Recent Comments

ranoclamwin on Menginfeksi Hampir ke Segala P…
anas on Virus Stealth
abuanas on Menginfeksi Hampir ke Segala P…
abuanas on Salam Kenal !!!
Didik hendratmo on Menginfeksi Hampir ke Segala P…

 

April 2007
M T W T F S S
« Mar   May »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Postingan terbaru

Top Posts